Sebanyak 6 item atau buku ditemukan

Pengantar Hukum WTO (World Trade Organization)

Kedua adalah isu-isu yang terkait dengan masalah transaksi bisnis. untuk hal yang terakhir ini para penulis dan perkuliahan di luar negeri dan perkuliahan ...

Peran Industri Keuangan Non Bank terhadap Perekonomian Nasional

Buku ini bertujuan untuk mendiskusikan peran lembaga keuangan non-bank di Indonesia. Secara lebih khusus terdapat lima topik yang didiskusikan dalam buku ini. Bab 2 mendiskusikan Peran Lembaga Keuangan Bukan Bank sebagai Sumber Pembiayaan Dalam Negeri. Bab 3 mengkaji Problematika Lembaga Keuangan Non Bank di Indonesia Belajar dari Kasus di PT Sarana Bali Ventura. Bab 4 menguraikan Tantangan Perusahaan Pembiayaan dalam Persaingan Jasa Keuangan di Indonesia. Bab 5 mengungkapkan Upaya Meningkatkan Ekspor Industri Manufaktur Melalui Peran Lembaga Pembiayaan Ekspor. Bab 6 mendiskusikan Peran Perusahaan Modal Ventura bagi UMKM di Indonesia. Bab ini ditujukan untuk mendiskusikan beberapa catatan akhir dari seluruh analisis dan temuan yang diungkapkan dari bab-bab sebelumnya.

Buku ini bertujuan untuk mendiskusikan peran lembaga keuangan non-bank di Indonesia.

Perekonomian Indonesia dalam Tujuh Neraca Makroekonomi

Seri 1

Menjembatani kesenjangan antara buku teori makroekonomi dan data sesungguhnya dari suatu perekonomian menjadi tujuan utama keberadaan buku ini. Buku teori makroekonomi, pengenalan konsep, dan pengukuran data biasanya lebih umum saja, padahal pada sumber data (misalnya, dari Biro Pusat Statistik atau Bank Indonesia), konsep dan pengukurannya jauh lebih kompleks. Terlebih lagi jika harus memahami keterkaitan data dari berbagai sumber data. Untuk itu, buku ini menawarkan penjelasan “Tujuh Neraca Makroekonomi Indonesia” yang mencoba menyinergikan konsep, data, dan keterkaitannya dalam memahami suatu perekonomian secara agregat. Buku ini menjelaskan konsep dasar dan pengukuran empat neraca dasar makroekonomi, yaitu Neraca Produk Domestik Bruto, Neraca Fiskal, Neraca Pembayaran, dan Neraca Moneter. Lebih lanjut juga diperkenalkan tiga neraca turunan yang dalam hal ini adalah Neraca Arus Dana, Neraca Input Output, Neraca Sistem Neraca Sosial Ekonomi, serta Neraca Sistem Neraca Sosial Ekonomi dan Finansial turut serta dibahas dengan singkat. Tujuh Neraca Makroekonomi tersebut diperlukan untuk memahami kondisi perekonomian agregat suatu negara, tetapi biasanya dibahas secara terpisah. Padahal, dalam memahami perekonomian suatu negara Indonesia, pengetahuan mengenai neraca secara keseluruhan menjadi penting. Sebab itu, untuk memahami perekonomian Indonesia, buku ini menghadirkan penjelasan neraca-neraca tersebut beserta contoh datanya di Indonesia. Menurut hemat penulis, memahami konsep dasar dan data dari Neraca-Neraca Makroekonomi tersebut di atas bukan hanya membantu dalam memahami perekonomian Indonesia, tetapi juga diperlukan dalam mempelajari perekonomian negara (ekonomi) lainnya. Karena itu, buku ini juga memberikan daftar alamat situs-situs resmi berbagai sumber data yang bisa didapatkan secara daring atau online baik terkait data Indonesia maupun data-data negara lainnya. Buku ini berguna bagi mahasiswa yang belajar ekonomi atau juga berbagai pihak yang hendak memulai belajar terkait dengan perekonomian Indonesia dan bahkan untuk mempelajari perekonomian negara lainnya secara agregat.

2012-2017, Data Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SEKI), Bank
Indonesia. Diunduh dari http://www.bi.go. id. Barth, Richard dan William Hemphil.
2000. Finansial Programming and Policy: The Case ofTurkey, IMF Institute.
Bloem ...

Koperasi dalam Sistem Perekonomian Indonesia

Amandemen keempat UUD NRI Tahun 1945 menjadi langkah awal perubahan sistem perekonomian Indonesia pada era reformasi. Perubahan tersebut ditegaskan dalam pasal perekonomian yang dirumuskan dalam bab tersendiri dan diberi judul “Perekonomian Nasional dan Kesejahteraan Sosial”. Perekonomian Nasional yang dimaksud salah satunya didasarkan atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan dan efisiensi berkeadilan. Sangat jelas terlihat bahwa amandemen konstitusi menghendaki upaya untuk membangkitkan kembali koperasi Indonesia untuk segera dilakukan. Sayangnya, 16 tahun sejak amandemen ditetapkan dan koperasi telah berusia 71 tahun pada 12 Juli 2018 yang lalu, pengembangan wadah bisnis bernama koperasi dipertanyakan. Buku ini mencoba menghadirkan analisis dan diskusi tentang koperasi Indonesia secara utuh. Gagasan, pemikiran, pengalaman empiris serta hasil analisis yang dituangkan dalam buku ini, diharapkan dapat menjadi gambaran dan masukan bukan hanya dalam penyusunan RUU Perkoperasian tetapi juga dalam pengembangan koperasi Indonesia kedepan. Pendekatan analisis dilakukan tidak hanya berdasarkan review berbagai kajian tetapi juga berdasarkan penelitian lapangan yang telah dilakukan, disamping analisis empiris berdasarkan studi-studi sebelumnya yang disusun secara sistematis. Pada bagian awal dijelaskan mengapa tema ini penting diungkapkan. Bagian kedua mendiskusikan tentang koperasi dalam sistem perekonomian Indonesia, mulai dari kajian filosofis koperasi, bagaimana perkembangan kebijakan yang terjadi dan bagaimana peluang dan tantangan yang dihadapi koperasi dalam mencapai tujuan koperasi dan kontribusinya dalam perekonomian nasional. Selanjutnya bagian ketiga menguraikan langkah-langkah strategis dalam penguatan koperasi kini dan ke depan, yang diawali dengan konsepsi koperasi, kondisi terkini dan permasalahan koperasi. Bagian keempat mengungkapkan kebijakan strategis yang diperlukan dalam pengembangan koperasi dengan mengacu pada penelitian lapangan yang telah dilakukan, khususnya di Provinsi Bali pada tahun 2017. Dengan begitu, kebijakan revitalisasi pengelolaan koperasi yang disampaikan dapat diaplikasikan. Bagian kelima membahas tentang urgensi pengawasan dalam perubahan undang-undang perkoperasian termasuk perkembangan bentuk koperasi syariah. Sementara itu, pada bagian keenam disampaikan analisis empiris koperasi Indonesia menggunakan data empiris 33 provinsi di Indonesia tahun 2011 s.d 2015. Terakhir, catatan kesimpulan dan rekomendasi penting dari buku ini dirangkum dalam bagian ketujuh. Melalui kesimpulan dan rekomendasi, diharapkan pihak-pihak berkepentingan dapat memberikan perhatian dan tindakan dalam upayamenguatkankembali koperasi Indonesia kini dan mendatang. Dengan begitu cita-cita koperasi sebagai soko guru perekonomian Indonesia dapat terwujud. Akhir kata, “today’s problems cannot be solved by yesterday’s solutions”. Mencermati segala permasalahan, positif memandang kritikan, berani mengevaluasi dan membuka diri untuk terus belajar adalah tahapan awal untuk berkembang. Semoga ke depan, Perekonomian Nasional yang berdasarkan atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan dan efisiensi berkeadilan, benar-benar terbukti!

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR v DAFTAR ISI DAFTAR GAMBAR x DAFTAR
TABEL BAGIAN KESATU MEMBANGKITKAN KEMBALI KOPERASI INDONESIA:
SUATU PENGANTAR Carunia Mulya Firdausy 1 BAGIAN KEDUA KOPERASI ...

Transformasi Perekonomian Indonesia

Meningkatnya pendapan masyarakat suatu perekonomian akan disertai oleh perubahan-perubahan yang terkait dengan fungsi ekonomi dan sosial secara berkesinambungan. Hal tersebut lebih dikenal dengan istilah Transformasi Perekonomian yang dapat dikelompokkan ke dalam proses akumulasi, proses alokasi, dan proses distribusi demografi dan pendapatan. Banyak buku yang mencoba menjelaskan Transformasi Perekonomian Indonesia tetapi biasanya lebih menekankan analisis pergerakan data saja tanpa terlebih dahulu memberikan pemahaman teoritis. Karena itu, buku ini mencoba memberikan kerangka berpikir dengan menggunakan teori-teori ekonomi pembangunan sebelum menjelaskan pergerakan data. Dengan demikian, diharapkan pembaca dapat memahami argumen dasar di balik pergerakan data. Secara singkat dapat dikatakan bahwa buku ini mencoba untuk menjelaskan kerangka konseptual proses-proses tersebut, sekaligus mengungkapkan Transformasi Perekonomian Indonesia berdasarkan data yang tersedia daring (online) dalam jangka panjang. Penjelasan Transformasi Perekonomian Indonesia dalam buku ini terdiri dari dua bagian. Bagian pertama adalah mencoba memperlihatkan dengan data jangka panjang bagaimana Transformasi Perekonomian Indonesia terjadi secara umum pada semua kelompok indikator dalam proses-proses tersebut secara agregat. Bagian kedua adalah memilih beberapa indikator yang penting dari proses akumulasi, alokasi, dan distribusi untuk dilihat lebih dalam transformasinya berdasarkan data yang berhasil didapatkan penulis saat penulisan buku ini. Buku ini berguna bagi yang ingin memahami perekonomian Indonesia untuk pemula, khususnya mahasiswa, perencana tingkat dasar, dan masyarakat umum yang ingin memahami bagaimana perubahan yang terjadi pada perekonomian dalam jangka panjang. Dalam hal ini adalah memahami Transformasi Perekonomian Indonesia yang juga dapat diaplikasikan konsepnya untuk perekonomian negara lainnya bahkan pada level provinsi atau kabupaten/kota. Meningkatnya pendapan masyarakat suatu perekonomian akan disertai oleh perubahan-perubahan yang terkait dengan fungsi ekonomi dan sosial secara berkesinambungan. Hal tersebut lebih dikenal dengan istilah Transformasi Perekonomian yang dapt dikelompokkan ke dalam proses akumulasi, proses alokasi, dan proses distribusi demografi dan pendapatan. Banyak buku yang mencoba menjelaskan Transformasi Perekonomian Indonesia tetapi biasanya lebih menekankan analisis pergerakan data saja tanpa terlebih dahulu memberikan pemahaman teoritis. Karena itu, buku ini mencoba memberikan kerangka berpikir dengan menggunakan teori-teori ekonomi pembangunan sebelum menjelaskan pergerakan data. Dengan demikian, diharapkan pembaca dapat memahami argumen dasar di balik pergerakan data. Secara singkat dapat dikatakan bahwa buku ini mencoba untuk menjelaskan kerangka konseptual proses-proses tersebut, sekaligus mengungkapkan Transformasi Perekonomian Indonesia berdasarkan data yang tersedia daring (online) dalam jangka panjang. Penjelasan Transformasi Perekonomian Indonesia dalam buku ini terdiri dari dua bagian. Bagian pertama adalah mencoba memperlihatkan dengan data jangka panjang bagaimana Transformasi Perekonomian Indonesia terjadi secara umum pada semua kelompok indikator dalam proses-proses tersebut secara agregat. Bagian kedua adalah memilih beberapa indikator yang penting dari proses akumulasi, alokasi, dan distribusi untuk dilihat lebih dalam transformasinya berdasarkan data yang berhasil didapatkan penulis saat penulisan buku ini. Buku ini berguna bagi yang ingin memahami perekonomian Indonesia untuk pemula, khususnya mahasiswa, perencana tingkat dasar, dan masyarakat umum yang ingin memahami bagaimana perubahan yang terjadi pada perekonomian dalam jangka panjang. Dalam hal ini adalah memahami Transformasi Perekonomian Indonesia yang juga dapat diaplikasikan konsepnya untuk perekonomian negara lainnya bahkan pada level provinsi atau kabupaten/kota.

Penjelasan Transformasi Perekonomian Indonesia dalam buku ini terdiri dari dua bagian.

Metodologi Penelitian Kebidanan

Panduan Penulisan Protokol dan Laporan Hasil Penelitian

Buku Metodologi Penelitian Kebidanan terdiri atas 2 bagian yaitu Bagian I tentang Topik-topik yang Mendasari Penelitian dan Bagian II tentang Panduan Penulisan Protokol dan Laporan Hasil Penelitian. Bagian I berisi 10 bab yaitu Ilmu Pengetahuan dan Metodologi Penelitian, Perkembangan Kebidanan dan Kebutuhan Penelitian, Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif Kebidanan, Benang Merah dalam Protokol dan Laporan Hasil Penelitian, Jenis-jenis Desain Penelitian, Populasi dan Sampel, Pengumpulan Data, Pengolahan dan Analisa Data, Penilaian Hasil Penelitian, dan Inferensi Penyebab Masalah. Bagian II berisi panduan penulisan protocol dan laporan hasil penelitian untuk D-3 Kebidanan, Skripsi untuk D-4 Kebidanan atau S-1 Kesmas dengan Peminatan Kebidanan dan Karya Ilmiah Magister untuk S-2 Kesmas Peminatan Kespro atau S-2 Kebidanan.

Buku Metodologi Penelitian Kebidanan terdiri atas 2 bagian yaitu Bagian I tentang Topik-topik yang Mendasari Penelitian dan Bagian II tentang Panduan Penulisan Protokol dan Laporan Hasil Penelitian.