Sebanyak 38 item atau buku ditemukan

Pengantar Hukum Perdata Tertulis (BW)

Buku Pengantar Hukum Perdata Tertulis (BW) ini merupakan buku pertama yang sesui dengan silabus pertama yang dikeluarkan oleh Dewan Pakar, Konsorsium Ilmu Hukum, Departeme Pendidikan Nasional pada tahun 1993, dengan diketuai oleh Bapak Prof. Sudikno Mertokusumo, S.H. Isi buku ini mencakup enam bagian, yaitu: bagian eprtama hukum perdata, bagian kedua hukum orang, bagian ketiga hukum keluarga, bagian keempat hukum benda, bagian kelima hukm waris, dan bagia enam hukum perikatan. Kesemuanya diuraikan secara rinci dengan disertai contoh-contoh dan diperbandingkan dengan peraturan-peraturan yan berlaku saat ini. Buku ini juga disertai daftar pertanyaan pada masing-masing bagian, sehingga akan membantu para mahasiswa Fakultas Hukum untuk lebih mudah memahami dan memperoleh pengertian yang lebih mendalam mengenai Hukum Perdata. Penulis buku ini adalah Dosen Fakultas Hukum Universitas Mataram. Karyanya yang telah diterbitkan antara lain: Dasar-Dasar Hukum Kehutanan dan Bayi Tabung, Tinjauan Aspek Hukum.

Buku Pengantar Hukum Perdata Tertulis (BW) ini merupakan buku pertama yang sesui dengan silabus pertama yang dikeluarkan oleh Dewan Pakar, Konsorsium Ilmu Hukum, Departeme Pendidikan Nasional pada tahun 1993, dengan diketuai oleh Bapak Prof ...

Hukum Perikatan

Bertitik tolak dari ketentuan Pasal 1338 KUH Perdata, maka hukum perikatan menganut sistem terbuka (asas kebebasan berkontrak), artinya apa saja yang dijanjikan oleh pihak-pihak akan mengikat bagaikan undang-undang bagi yang membuatnya. Kekuatan mengikat ini tidak bersumberkan dari kebebasan para pihak yang membuatnya, melainkan atas dasar ketentuan undang-undang (Pasal 1320 KUH Perdata). Ketentuan ini mensyaratkan adanya kesepakatan, kecakapan, hal tertentu, dan kepatutan dalam masyarakat. Kedudukan seseorang sebagai pihak yang berhak dan berkewajiban juga tidak hanya dikehendaki antarmereka, tetapi juga dapat ditentukan dari undang-undang itu sendiri dan dari akibat atas suatu perbuatan baik (halal) dan melanggar hukum. Di dalam melakukan kebebasan untuk menerbitkan suatu persetujuan atau perjanjian umumnya diserahkan kepada para pihak secara lisan atau tertulis, akan tetapi bisa juga melalui perantara pejabat umum (Notaris). Bahkan undang-undang membebaskan para pihak memberi nama atau tidak dari perikatan yang mereka buat. Ada juga undang-undang menyebut nama dari suatu masalah atau perkara. Untuk itu, buku ini menuntun mereka untuk menghindari masalah yang akan timbul dari kebebasan dalam membuat perjanjian. Bagi mahasiswa dan praktisi hukum, buku ini dapat mempermudah upaya mempertahankan hak klien karena kebebasan berkontrak.

Bertitik tolak dari ketentuan Pasal 1338 KUH Perdata, maka hukum perikatan menganut sistem terbuka (asas kebebasan berkontrak), artinya apa saja yang dijanjikan oleh pihak-pihak akan mengikat bagaikan undang-undang bagi yang membuatnya.

Manajemen Sumber Daya Manusia

Membangun Tim Kerja yang Solid untuk Meningkatkan Kinerja

Tidak dapat dipungkiri bahwa peranan Sumber Daya Manusia (SDM) saat ini telah terbukti sangat vital dalam pertumbuhan organisasi. Sejak awal abad ke-20, SDM telah diposisikan menjadi yang terutama, bahkan sudah ditetapkan sebagai “human capital” dimana manusia dipandang sebagai faktor yang dapat menghasilkan modal. Artinya, SDM yang berkualitas dapat menyusun business plan dengan baik sehingga dapat meyakinkan investor untuk membiayai proyek yang akan dilaksanakan oleh organisasi tersebut. Sumber Daya Manusia selain diposisikan sebagai “human capital”, juga diposisikan sebagai “human investment”, yang berarti bahwa SDM tersebut sebagai investasi. Untuk itu, dibutuhkan pengembangan SDM melalui peningkatan pendidikan formal, informal maupun nonformalnya. Akan tetapi, peningkatan kemampuan tersebut membutuhkan investasi yang besar. Ketika “sudah berhasil”, manusia tersebut akan berfungsi bagaikan “tambang” bagi organisasi. Oleh sebab itu, dibutuhkan pengelolaan SDM dengan baik. Buku ini ditulis dengan judul Manajemen Sumber Daya Manusia, dengan subtema Membangun Tim Kerja yang Solid untuk Meningkatkan Kinerja. Penekanan pada tim kerja dipandang perlu mengingat sekalipun pegawai sangat terampil, sangat berdisiplin, dan berkomitmen pada pekerjaannya, tetapi kinerja organisasi yang optimal tidak akan dapat dicapai jika hanya mengandalkan dirinya sendiri. Oleh sebab itu, manusia harus dapat bekerja sama dengan baik dalam tim kerja. Apabila tim kerja memiliki kinerja yang baik akan dengan sendirinya dapat meningkatkan kinerja organisasi.

Oleh sebab itu, dibutuhkan pengelolaan SDM dengan baik. Buku ini ditulis dengan judul Manajemen Sumber Daya Manusia, dengan subtema Membangun Tim Kerja yang Solid untuk Meningkatkan Kinerja.

Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan

Isi, Strategi, dan Penilaian

Berdasarkan Standar Isi 2006, pendidikan kewarganegaraan di Indonesia pada tingkat sekolah memperkenalkan diri dengan mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Mata pelajaran PKn mengembangkan misinya sebagai pendidikan kebangsaan dan demokrasi juga penambah misi lainnya yakni sebagai pendidikan bela negara, pendidikan HAM, pendidikan multikultural, pendidikan lingkungan hidup, pendidikan hukum, dan pendidikan anti korupsi. Hal demikian sejalan dengan sifat dari pendidikan yang multidimensional atau multifacet. Buku ini berupaya menyajikan karakteristik pendidikan kewarganegaraan di Indonesia, khususnya dalam dimensi kurikulum sebagai mata pelajar di sekolah. Sajiannya mencakup 3 (tiga) dimensi penting dalam pembelajaran di kelas, yakni bagaimana isi, strategi, dan penilaian pembelajaran dalam bidang PKn. Semoga dapat digunakan para guru dan pendidik bidang kewarganegaraan.

Berdasarkan hal di atas jelas bahwa PKn di Indonesia berlandaskan pada nilai-nilai dasar yang diyakini bangsa Indonesia dalam hal ini adalah Pancasila yang turunannya ada dalam UUD 1945. Dengan demikian PKn tidak menganut pendekatan ...

Paradigma Baru Pendidikan Kewarganegaraan

Panduan Kuliah di Perguruan Tinggi

Urutan penyajian dalam buku “Paradigma Baru Pendidikan Kewarganegaraan Panduan Kuliah untuk Mahasiswa di Perguruan Tinggi, Edisi Keempat,” ini , tersusun dalam bab-bab sebagai berikut; Bab 1 Hakikat Pendidikan Kewarganegaraan Bab 2 Identitas dan Integrasi Nasional Bab 3 UUD NRI Tahun 1945 sebagai Konstitusi Indonesia Bab 4 Kewajiban dan Hak Warga negara Bab 5 Demokrasi dan Pendidikan Demokrasi Bab 6 Negara Hukum dan Penegakan Hukum Bab 7 Wawasan Nusantara Bab 8 Ketahanan Nasional Pada Edisi Keempat ini, terdapat perubahan materi PKn di perguruan tinggi terkait dengan keluarnya Surat Edaran (SE) Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Ristekdikti, No 435/B/SE/2016 tentang Bahan Ajar Mata Kuliah Wajib Umum. Semoga buku ini bermanfaat bagi mahasiswa selaku pembelajar serta pihak-pihak yang berkepentingan untuk mengembangkan pendidikan kewarganegaraan di Indonesia.

Urutan penyajian dalam buku “Paradigma Baru Pendidikan Kewarganegaraan Panduan Kuliah untuk Mahasiswa di Perguruan Tinggi, Edisi Keempat,” ini , tersusun dalam bab-bab sebagai berikut; Bab 1 Hakikat Pendidikan Kewarganegaraan Bab 2 ...

Manajemen Bencana: Pengantar dan Isu-Isu Strategis

Takdir menempatkan Indonesia berada di pertemuan tiga lempeng tektonik, jadi pantas dijuluki super market bencana. Bencana sudah menjadi bagian keseharian kita. Frekuensinyapun tak terbilang. Bukan lagi per bulan, hari atau jam. Tapi bahkan setiap menit dan setiap detik terjadi bencana. Isu bencana menjadi magnet publik sekaligus tragedi bagi korban bencana. Bencana selalu membetot nalar kemanusian dan mengetuk pintu iba setiap insan. Meskipun informasi bencana bertebaran, sayangnya di Indonesia masih sedikit buku tentang manajemen kebencanaan secara lengkap, komprehensif dan mengaitkan dengan isu-isu strategis kebencanaan yang melingkupinya. Buku ini berisi: - Konsep, pengertian dan dimensi-dimensi bencana. - Karakteristik dan jenis ancaman bencana. - Konsep risk assessment dan risk management. - Konsep risk perception dan risk communication. - Kebijakan dan strategi nasional manajemen bencana. - Siklus manajemen bencana (mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, rehab rekon). - Ajaran agama dan pengurangan risiko bencana (PRB). - Pendidikan, riset, teknologi, pendanaan, & database kebencanaan. - Reslient city, pariwisata, cultural heritage dan PRB. business continuity plan/BCP, asuransi bencana, & gaming simulation. Buku ini diharapkan dapat menjadi referensi dan pemantik diskusi bagi pemerintah, akademisi, peneliti, lembaga masyarakat, mahasiswa, sukarelawan dan pelaku bencana termasuk masyarakat umum dan kelompok rentan bencana.

kerugian bagi suatu perusahaan atau bisnis. BCP dan DRP terdiri dari persiapan, pengujian, dan memperbaharui tindakan-tindakan yang diperlukan untuk ...

Pengantar Ilmu Ekonomi

Buku Pengantar Ilmu Ekonomi ini penulis hadirkan khususnya kepada mahasiswa di lingkungan Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi & Bisnis, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dan sejenis lainnya hingga masyarakat pada umumnya. Banyak ahli atau pakar dan praktisi ekonomi berpendapat, Pengantar Ilmu Ekonomi adalah bagian yang sifatnya dasar-dasar saja, tetapi ahli lain berpendapat kalau Pengantar Ilmu Ekonomi bersifat umum saja yang artinya tidak mengupas lebih dalam. Intinya, Pengantar Ilmu Ekonomi adalah bagian yang dipelajari sebagai syarat sebelum melanjutkan kajian ilmu ekonomi yang lebih luas, mendalam dan menyeluruh (agregat) didukung dengan analisis yang tajam serta rumus-rumus, grafik, tabel dan diagram yang tingkat kerumitan lebih tinggi sehingga membutuhkan kajian-kajian dan pemikiran yang mendalam serta sangat matematis. Penulis berpendapat, Pengantar Ilmu Ekonomi mempelajari tentang Ilmu Ekonomi mikro maupun makro secara umum atau dasar-dasarnya saja seperti pengertian, berbagai asas, aspek-aspek, pengenalan ekonomi secara global dengan kebijakan terkait politik anggaran dan ruang lingkupnya secara umum.

Pemimpin perusahaan juga harus memahami dunia bisnis dengan baik dan benar agar tidak kalah bersaing dalam dunia bisnis. Seiring berjalannya waktu ...

Pendidikan Agama Islam

Ajaran agama Islam tidak cukup hanya menjadi pemahaman. Lebih dari itu, agama harus menjadi modal pengamalan dalam kehidupan sosial. Sejatinya, agama hadir untuk menjawab segala persoalan hidup yang dihadapi umat manusia dari zaman dulu, sekarang, dan yang akan datang. Tanpa agama, manusia tidak akan merasakan makna indahnya kehidupan dunia karena dunia dan segala isinya bukan ukuran kemuliaan dan derajat manusia. Hanya dengan iman dan ketakwaan yang menjadi ruh beragama maka manusia akan mendapatkan derajat dan kemuliaan di sisi Allah dan seluruh makhluk-Nya. Dengan seni hidup menjadi indah, dengan ilmu hidup menjadi mudah, dan dengan agama hidup menjadi terarah. Dibutuhkan sumber-sumber yang akurat dalam memahami agama Islam secara menyeluruh dan mendalam. Berbagai sumber yang dapat dijadikan rujukan ialah Al-Quran, Al-Hadits, Ijma, serta Qias dari para ulama. Al-Quran menjadi pedoman utama yang berisi tentang berbagai hal, mulai dari masalah ibadah, amaliyah (perbuatan) manusia, hari akhir, kisah-kisah umat terdahulu, muamalah/sosial, sejarah, serta ilmu pengetahuan. Seluruh persoalaan yang dihadapi oleh manusia telah ada jawabannya pada ayat-ayat yang Allah turunkan. Buku ini berisi literasi beragama Islam yang dipadukan dengan ayat-ayat Al-Quran untuk menambah wawasan yang komprehensif serta akurat. Kita akan lebih mudah memahami nilai ajaran agama Islam yang terkandung dalam Al-Quran secara utuh serta mampu mewujudkan agama Islam sebagai agama Rahmatan Lil ‘Alamiin.

Ajaran agama Islam tidak cukup hanya menjadi pemahaman.